Thursday, 17 April 2008

mewadahi cinta-cinta

”Aku jadi takut dengan diriku. Aku nggak minta itu. . Hatiku sedang kewalahan”, katanya dengan cemas.

Cinta datang bertubi-tubi menghujaninya. Menyergap tanpa memberinya ampun. Maka hatinyapun gundah gulana bagaikan lajang menanti kekasih. Apa yang terjadi? Dia bertanya. Kujawab, ”Yang jelas, ada cinta yang sedang disodorkan kepadamu. Bersyukurlah, ada cinta! Siapapun berhak memberi dan mendapatkan cinta dari siapapun, biarpun kau bilang kau nggak sanggup mewadahi cinta-cinta itu dan hatimu sedang kewalahan. Aturlah cinta-cinta itu. Mungkin ada yang mesti ditaruh di piring, ada yang di gelas, ada yang di mangkok, dan mungkin ada yang di keranjang sampah :-) …Kamu orang yang kuat menghadapi cinta-cinta itu...”

Kadang-kadang cinta itu seperti Tuhan ya....bekerja dengan cara misterius..

No comments: