Thursday, 24 April 2008

perkenankanlah...

....maka puisi inipun menjadi puisi favoritku... (dan sudah selayaknyalah aku berterimakasih kepada Gus Mus, yang telah begitu indah menuangkannya)...

Perkenankanlah aku mencintaimu
(A. Mustofa Bisri)


Perkenankanlah aku mencintaimu
seperti ini
tanpa kekecewaan yang berarti
meski tanpa kepastian yang pasti
harapan-harapan yang setiap kali
dikecewakan kenyataan
biarlah dibayar oleh harapan-harapan baru
yang menjanjikan

perkenankanlah aku mencintaimu
semampuku
menyebut-nyebut namamu
dalam kesendirian pun lumayan
berdiri di depan pintumu tanpa harapan
kau membukakannya pun terasa nyaman
sekali-kali membayangkan kau memperhatikan
pun cukup memuaskan
perkenankanlah aku mencintaimu sebisaku

No comments: